Modul 6.1: Instalasi dan Setting Tools Penting untuk Keperluan Tracking (Bagian 1)

September 29, 2017 by no comments

Ada banyak hal yang bisa di-tracking dan ada banyak hal yang bisa dioptimasi. Namun, karena modul ini adalah modul tentang bagaimana mengoptimasi Facebook Ads untuk meningkatkan penjualan, maka kita akan berbicara hal-hal penting apa saja yang bisa apabila itu ditracking, bisa membantu kita dalam meningkatkan penjualan dengan Facebook Ads.

Sebelum kita berbicara hal-hal penting apa saja yang bisa kita tracking menggunakan fitur yang telah disediakan Facebook dan bagaimana melakukannya, terlebih dahulu mari ketahui apa saja tools yang kita butuhkan.

Oh ya, berhubung mayoritas internet marketer di Indonesia menggunakan WordPress.org, maka tools yang akan saya bahas adalah tools yang bisa digunakan oleh WordPress.org.

Berikut daftar tools penting untuk keperluan tracking:

  1. Insert Headers and Footers
  2. Tag Assistant
  3. Google Tag Manager
  4. Facebook Pixel Helper
  5. Facebook Pixel

Insert Headers and Footers

Ini adalah plugin WordPress, yang berguna untuk memudahkan kita dalam meletakkan kode tracking milik Google dan Facebook di bagian header dan footer dalam website WordPress kita.

Nama besar Syed Balkhi selaku pembuat plugin ini bisa menjadi jaminan bahwa plugin ini berkualitas.

Oke, langsung saja, untuk mulai menggunakan plugin ini, silakan lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman plugin Insert Headers and Footers di WordPress Respository
  2. Klik tombol “Download”
  3. Login ke halaman dashboard WordPress self hosted Anda
  4. Klik “Plugins”
  5. Klik tombol “Add New”
  6. Klik tombol “Upload Plugin”
  7. Klik tombol “Choose File”
  8. Pilih file Insert Headers and Footers yang telah Anda download
  9. Klik tombol “Open”
  10. Klik tombol “Install Now”

Setelah proses instalasi selesai, yang harus dilakukan selanjutnya ialah mengaktifkannya. Setelah aktif, kita biarkan dulu, sekarang kita beralih ke Tag Assistant.

Tag Assistant

Tag Assistant

Tag Assistant adalah Chrome extentions untuk membantu kita dalam melakukan pengecekan apakah kode Google Tag Manager sudah terpasang ataukah belum.
Untuk mulai menggunakan Tag Assistant, silakan lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Klik tanda titik tiga di pojok kanan Google Chrome Anda > More Tools > Extentions > Get more extentions
  2. Di kolom Search the store silakan ketik “Tag Assistant” lalu klik tombol “Enter”
  3. Jika muncul extensions bernama Tag Assistant (by Google), silakan klik + ADD TO CHROME > + ADD TO CHROME > Add extension
  4. Jika Tag Assistant sudah terpasang di Google Chrome Anda, silakan arahkan cursor Anda ke logo Tag Assistant yang terletak di pojok kanan atas, lalu klik logo tersebut > Done > Enable

Jika Tag Assistant sudah terpasang di Google Chrome Anda dan sudah berstatus “Enabled”, diamkan dulu, sekarang kita beralih ke Google Tag Manager.

Google Tag Manager

Jika Anda belum tahu tentang Google Tag Manager, bisa dipastikan website Anda pasti belum terpasang Google Tag Manager.

Untuk Anda yang belum tahu tentang Google Tag Manager, yuk kita langsung buat akunnya.

Pertama-tama, kunjungi https://www.google.com/analytics/tag-manager.

Google Tag Manager Home Page

Lalu klik tombol “Sign Up For Free”. Setelah klik tombol tersebut, Anda akan diarahkan ke halaman ini >> https://tagmanager.google.com/?hl=en#/admin/accounts/create

Google Tag Manager Add Account
Di bagian Setup Account, isi kolom “Account Name” dengan nama yang Anda suka, lalu klik tombol “Continue”.

Google Tag Manager Setup Account

Selanjutnya, di bagian “Setup Container”, isi kolom “Container name” dengan domain dari website Anda.

Di bagian “Where to Use Container”, pilih kotak “Web”.
Selanjutnya, klik tombol “Create”.

Google Tag Manager Setup Container

Setelah tombol “Create” diklik, Anda akan dibawa ke halaman Google Tag Manager Terms of Service Agreement. Silakan dibaca, setelah itu klik tombol “YES”.

Google Tag Manager Terms of Service Agreement

Setelah itu, copy kode Google Tag Manager yang tertera di hadapan Anda, lalu paste di bagian head dan body dalam website Anda. Bagaimana caranya? Silakan lanjutkan membaca.

Google Tag Manager Code

Sekarang, buka dashboard website WordPress Anda >> Settings >> Insert Headers and Footers.

Nah, kode Google Tag Manager yang harus Anda paste di bagian head, maka paste-lah di dalam kolom “Scripts in Header”. Adapun kode Google Tag Manager yang harus Anda paste di bagian body, maka paste-lah di dalam kolom “Scripts in Footer”. Setelah selesai, klik tombol “Save”.

Insert Headers and Footers Settings

Untuk memastikan bahwa kode Google Tag Manager sudah terpasang di dalam website Anda, buka tab baru, lalu masukkan URL website Anda di kolom URL, lalu klik tombol “Enter”.

Selanjutnya, arahkan kursor mouse Anda ke logo Google Tag Manager yang terletak di bagian pojok kanan atas > klik logo tersebut > klik tombol “Enable” > reload halaman.
Arahkan kursor mouse Anda ke logo Google Tag Manager kembali, klik logo tersebut, lalu lihat di bagian bawah, jika ada tulisan “Check if other extensions are blocking tags” maka klik tombol “Allow” > Allow.

Result of Tag Analysis - 1

Jika sudah, silakan klik logo Google Tag Manager kembali, jika Google Tag Manager sudah terpasang, maka tampilannya akan seperti berikut.

Result of Tag Analysis - 2

Modul 6.1 saya cukupkan sampai di sini, mari beralih ke modul 6.2 untuk menyimak pembahasan berikutnya.