Cara Mengetahui Jumlah Kata di Suatu Halaman Website

cara mengetahui jumlah kata di suatu halaman website

Jumlah kata adalah hal yang harus diperhatikan oleh kita selaku praktisi SEO. Artikel yang kita buat usahakan lebih banyak jumlah katanya dibandingkan jumlah kata yang ada di halaman website kompetitor kita.

Pertanyaannya, bagaimana cara mengetahui jumlah kata yang ada di suatu halaman website?

Caranya ada dua:

  1. Hitung sendiri secara manual
  2. Menghitung dengan menggunakan tools

Cara pertama tentu saja sangat tidak direkomendasikan. Hanya buang-buang waktu saja. Oleh karena itu, yang terbaik adalah pilihan kedua, yaitu menggunakan tools.

Tools apa yang saya rekomendasikan?

Ada beberapa, berikut di antaranya.

Tools untuk Mengetahui Jumlah Kata di Suatu Halaman Website

#1 – Web Page Word Counter

web page word counter
Tools #1 – Web Page Word Counter

Kunjungi halaman https://wordcounter.net/website-word-count lalu masukkan link dari website yang kita hitung berapa jumlah kata yang ada di halaman website tersebut.

#2 – Word Counter by Keyword Tool

Pertama-tama, copy dulu konten tulisan yang ada di halaman website yang kita ingin cek jumlah katanya, lalu kunjungi halaman https://keywordtool.io/word-counter kemudian paste di kolom yang tersedia.

Selanjutnya akan muncul data berapa jumlah kata, kalimat, dan paragraf yang ada di halaman website tersebut.

word counter by keyword tool
Tools #2 – Word Counter by Keyword Tool

Sebenarnya, banyak tools yang serupa dengan Word Counter by Keyword Tool, tetapi dari segi tampilan, saya paling suka dengan tampilan Word Counter by Keyword Tool.

Demikian beberapa cara menghitung jumlah kata yang ada di suatu halaman website dengan menggunakan tools.

Cara-cara di atas adalah cara menghitung jumlah kata di website milik orang lain. Adapun di website WordPress milik pribadi, kita tidak perlu menggunakan cara di atas, melainkan cukup menggunakan Yoast.

Dengan menggunakan Yoast, kita bisa mengetahui berapa jumlah kata yang ada di setiap halaman di website kita. Tentu saja, karena Yoast adalah sebuah plugin WordPress, maka ia hanya bisa digunakan di website WordPress jenis self-hosted.

Demikian. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − six =

Scroll to Top