Adnan Syafii

Pengalaman

Pengalaman Mengganti E-KTP yang Rusak di Kantor Kecamatan Ciputat

Kalau e-KTP Anda rusak, maka solusinya adalah menggantinya dengan yang baru. Bagaimana caranya? Yuk simak pengalaman saya di sini.
Pinterest LinkedIn Tumblr

E-KTP saya rusak dan hal tersebut menyulitkan saya untuk melakukan verifikasi identitas di beberapa akun pribadi.

Agar urusan dalam hal verifikasi identitas berjalan lancar, saya pun memutuskan untuk mengurus e-KTP saya yang rusak tersebut di Kantor Kecamatan Ciputat.

Sesampainya saya di halaman parkir kantor kecamatan, singkat cerita, inilah urutan yang saya lakukan:

  1. Masuk ke dalam kantor kecamatan.
  2. Print tiket antrian. Mesinnya mirip saat kita mengantri di bank. Tekan A jika keperluannya terkait e-KTP. Tekan B jika keperluannya terkait non e-KTP (layanan umum).
  3. Menunggu sampai nomor antrian dipanggil.
  4. Nomor antrian saya dipanggil. Saya masuk ke ruangan yang sudah ditentukan. Oleh petugas, e-KTP asli dan fotocopy KK saya diminta. Setelah itu saya dikasih surat keterangan dan disuruh balik lagi bulan depan dengan catatan disuruh menghubungi via WhatsApp terlebih dahulu dulu (Nomor WhatsApp sudah disertakan di surat keterangan).

Oh ya, saya datang ke Kantor Kecamatan Ciputat pada tanggal 19 Februari 2020, sehingga saya mesti kembali tanggal 19 Maret 2020.

Datang ke Kantor Kecamatan Ciputat untuk mengurus penggantian e-KTP yang rusak, menurut saya adalah pengalaman yang menyenangkan. Proses mulai dari mengambil tiket antrian sampai nomor antrian saya dipanggil, hanya memakan waktu sekitar 5 s/d 10 menit. Cepat menurut saya. Tempat antriannya pun terasa nyaman karena di dalam kantor sudah ada AC dan tempatnya juga bersih.

Itu tadi pengalaman saya datang ke Kantor Kecamatan Ciputat untuk mengurus penggantian e-KTP saya yang rusak.

Sebulan lebih kemudian, saya pun datang ke Kantor Kelurahan untuk mengambil e-KTP baru.

Mengapa tidak datang ke kantor kecamatan?

Saya tidak tahu kenapa, tapi memang seperti itu alurnya. Pengajuan penggantian KTP rusak dilakukan di kantor kecamatan, sedangkan untuk pengambilan KTP baru dilakukan di kantor kelurahan.

Nah, di sini ternyata saya juga mengalami pengalaman yang menyenangkan.

Di depan Kantor Kelurahan Sawah Baru ternyata sudah ada petugas yang menunggu. Oleh beliau saya ditanya keperluannya apa. Saya bilang ingin mengambil KTP. Petugas tersebut mempersilakan saya untuk melihat daftar nama-nama yang e-KTP-nya sudah jadi. Saya lihat, nama saya ada di dalam daftar.

Oh ya, karena saat itu sudah ada wabah Corona, di meja petugas sudah disediakan hand sanitizer untuk pengunjung. Saya izin ke petugas untuk memakai hand sanitizer tersebut, lalu saya masuk ke dalam kantor kelurahan untuk mengambil e-KTP.

Begitu sampai di depan ruangan tempat pengambilan e-KTP, saya mengucapkan salam, dan petugas yang ada di dalam menjawab salam dengan ramah.

Saya menyerahkan surat keterangan dan e-KTP lama, petugas tersebut menyerahkan e-KTP saya yang baru. Yay, akhirnya jadi juga e-KTP saya!

e-ktp yang baru

Kepada petugas, saya sampaikan ucapan terima kasih dan berpamitan.

Begitu keluar dari pintu masuk kantor kelurahan, saya juga mengucapkan terima kasih dan berpamitan ke petugas yang berjaga di kantor bagian depan.

Alhamdulillah, kondisi kantor di Kecamatan Ciputat dan di Kelurahan Sawah Baru sudah membaik. Tidak ada lagi petugas yang melakukan pungli. Petugas yang melayani saya pun ramah-ramah dan sigap. Saya tidak perlu bolak-balik seperti dulu saat saya mengurus pembuatan e-KTP istri saya, yang lama pembuatannya lebih dari setahun!

Saya berdoa semoga para petugas yang baik itu mendapatkan sebaik-baiknya balasan dari Allah SWT. Aamiin…

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنّ اللَّهَ تَعَالى يُحِبّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ

Dari Bunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau meriwayatkan bahwanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah mencintai salah seorang di antara kalian, yang apabila bekerja, ia mengerjakannya dengan menyempurnakannya.” (HR. Al-Thabrani dan al-Baihaqi)


Kesimpulan

Berdasarkan pengalaman saya di atas, apabila e-KTP Anda sudah rusak dan ingin menggantinya dengan yang baru, maka inilah yang harus Anda lakukan:

  1. Datang ke kantor kecamatan sesuai kecamatan e-KTP Anda dengan membawa e-KTP yang asli dan fotocopy Kartu Keluarga.
  2. Ambil nomor antrian, pilih A.
  3. Tunggu sampai nomor antrian Anda dipanggil.
  4. Serahkan fotocopy KK dan perlihatkan e-KTP Anda yang asli.
  5. Anda akan diberikan surat keterangan oleh petugas dan diminta untuk datang lagi 1 bulan kemudian.
  6. Sebelum datang ke kantor kelurahan, silakan hubungi nomor WhatsApp yang tertera di surat keterangan untuk melakukan konfirmasi apakah e-KTP sudah jadi atau belum.
  7. Kalau sudah jadi, silakan datang ke kantor kelurahan sesuai kelurahan di e-KTP Anda dengan membawa surat keterangan.
  8. Serahkan surat keterangan dan e-KTP asli ke petugas, dan petugas pun akan menyerahkan e-KTP Anda yang baru.

Oh ya, proses penggantian e-KTP yang rusak dengan e-KTP baru tidak dikenakan biaya alias gratis. Jadi, kalau ada petugas yang meminta uang, maka ada dua kemungkinan: (1) peraturannya sudah ganti (2) petugas itu melakukan pungli.

Demikian penjelasan tentang apa yang harus dilakukan jika e-KTP kita sudah rusak.

Semoga bermanfaat!

Penulis

Introvert yang menyukai blogging dan digital marketing. Selain mengelola blog ini, juga mengelola website lainnya seperti CalonMahasiswa.com.

Tinggalkan Komentar